Chat Gebetan Tiap Hari Boleh Nggak Sih?

 


Well, banyak yang menilai kalo pasangan yang obrolannya intens dan sering chat kaya rentenir yang nagih utangan itu menandakan hubungannya langgeng dan bagus.

Iya kalo memang itu hubungan memang "sudah terbentuk dengan baik" antar kedua pelakunya.

Tapi bolehkah chat gebetan tiap hari waktu pdkt? "Chat gebetan tiap hari selama itu tidak terlalu sering sebenarnya boleh-boleh saja, selama responnya positif. Dalam artian dia juga SUDAH tertarik dan doyan sama kita dan intensitas chatnya wajar seperti 1x - 2x sehari nggak lebih. Kalau dia belum tertarik, chat tiap hari justru bisa berpotensi menurunkan keberhasilan pdktmu kedepannya."

Kata kuncinya adalah "seberapa tertarik" dia kepada kita saat itu, bukan seberapa banyak chat yang kita kirimkan setiap harinya.

Berikut beberapa fakta kalo kita chat gebetan kita tiap hari.

CEWEK YANG TERTARIK SAMA KITA AKAN SENANG KITA CHAT


Bayangin kalo kita sedang suka atau naksir sama seorang cewek, dan cewek itu juga membalas ketertarikanmu dengan "duluan inisiatif ngechat kita setiap hari".

Apa yang akan kita rasakan?

Pastinya kita nggak keberatan kan ya, malah bisa jadi seneng karena hubungan kalian akan jadi lebih dekat dan intim.

Hal yang sama juga berlaku bagi cewek, dimana kalau dia di chat oleh cowok yang dia sukai, dia akan merasakan hal yang sama.

Apalagi karena memang cewek nggak didesain buat inisiatif  duluan dalam hubungan.

Karena itu, inisiatif dari cowok yang dia suka akan menjadi sebuah perhatian yang nggak akan terlupakan olehnya.

Dan value kita akan bertambah di matanya, karena kita adalah cowok yang PD dan BERANI ambil resiko.

Tipe cowok yang memang menarik di mata para cewek.

CEWEK YANG BELUM ATAU NGGAK TERTARIK BISA JADI AKAN TERGANGGU KALO KITA CHAT TIAP HARI


Nah kebalikannya nih, kalo tiba tiba ada seorang cewek yang enggak banget, dan dia tertarik sama kita terus ngechat in kita tiap hari, 

Sok-sok an kasih perhatian dan sering ngingetin kita "dah mam lum", "mam dulu nanti suck-it".

Kira-kira gmana perasaan kamu?

Awalnya mungkin seneng ya, karena ego merasa terpuaskan dapet perhatian dari cewek karena sebelumnya belum pernah ngalamin.

Tapi lama-lama eneg juga bro.

Aku pernah ngalamin dulu.

So kalo kita nggak pengen dia merasakan hal seperti ini, apalagi kita juga tahu kalo sebenarnya dia belum terlalu tertarik sama kita, 

Batasi chat kita dengannya.

Lebih baik lagi, kita HANYA chat kalo memang kita ada perlu aja bukan sengaja chat karena kangen dia buat basa basi doang.

Yang akhirnya malah jadi basi beneran.

Misalnya, kita punya pertanyaan yang hanya dia yang bisa jawab seperti :

Kamu: Eh, nanya dong kamu kan temennya si XXX kan ya. Numpang nanya, bentar lagi kan dia ulang tahun nih aku pengen kasih hadiah buat dia, kira-kira apa ya yang dia suka?

Ini pertanyaan yang netral dan nggak terkesan pdkt banget, tapi sangat bagus buat membuka obrolan dan membangun kenyamanan.

Karena kita minta tolong dia, yang artinya dia akan berjasa sama kita kalo dia bisa bantu jawab.

Merasa berguna bagi orang lain, juga merupakan sesuatu yang menyenangkan lho, dan ini juga bisa kita jadikan sebuah "jembatan" untuk membangun daya tarikmu terhadapnya.

Misalnya, nyelipin sedikit flirting dan teasing disela-sela obrolanmu sama dia =))

Untuk apa perbedaan dari flirting dan teasing, aku share di artikel 10 tanda wanita menyukai seseorang.

SEBERAPA DIA TETAP TERTARIK PADA KITA, BERBANDING LURUS PADA KUALITAS CHAT KITA KEPADANYA


Katakanlah dia memang sudah tertarik denganmu, dan kamu juga sudah cukup memaintain intensitas chatmu dengan menchatnya 1-2x sehari saja.

Tapi bagaimana progress dari pdkt mu, akan sangat tergantung dari kualitas obrolan yang kamu lakukan dengannya.

Apakah obrolannya itu asik, seru dan menyenangkan?
Atau justru awalnya aja menyenangkan, tapi lama-kelamaan kok jadi terasa garing dan hambar?

Disinilah skill buat ngobrol dan menjaga daya tarik diperlukan bro.

Aku punya pengalaman di posisi kaya gini.

Awalnya kita sama-sama tertarik, but lama-lama obrolan jadi garing dan nggak seru lagi.

Dia lalu mulai dingin, dan nggak lagi intens menanggapi chat dan obrolanku.

Dari situ aku sadar banget, kalo ternyata ketertarikannya kepadaku sudah mulai menurun, akibat dari nggak bisanya aku memaintain obrolan yang menarik dan menyenangkan.

DIsitu aku sadar, kalo skill ngobrol itu penting banget dalam pdkt.

Butuh waktu lama banget sampai aku bisa mendevelop skill ngobrol ini, dari berlatih tiap hari tanpa henti, but thanks to coach jet, semuanya jadi lebih mudah.

CHAT TIAP HARI JUGA BISA JADI BUMERANG BUAT KITA


Nah, berbanding terbalik dengan apa yang sudah kita bahas diatas tadi, ngobrol dan chat tiap hari juga bisa beri kerugian pada kita, apalagi kalo mental kita belum terasah dan terbentuk dengan baik.

Perlu diingat bahwa semakin kita meluangkan waktu kita buat chat dia, artinya kita sedang menginvestasikan waktu, tenaga, dan perasaan kita kepadanya.

Yang mana investasi itu akan semakin menumpuk setiap hari.

Kalau kita tidak hati-hati dalam mengelola perasaan kita, maka kita bisa terpeleset dan jatuh kedalam lembah NGAREP.

Dan kalau kita sudah ngarep, semuanya akan jadi berbeda.

kita akan makin sensitif, dan makin kehilangan kontrol hubungan kita sama dia.

kita akan makin penasaran, tiap kali dia telat dikit aja bales chat kita.

kita akan makin makin punya pikiran macem-macem, waktu tau ternyata dia juga chat sama cowok lain, padahal cuman temen biasa.

Dan kalau kita sudah kehilangan kontrol rasa ngarepmu, tinggal nunggu waktu sampai kualitas hubungan kalian terjun bebas, menjadi sebuah drama yang nggak menyenangkan.

YANG SEBAIKNYA KITA LAKUKAN SAAT PDKT LEWAT CHAT


Jangan jadikan chat sebagai menu utama dalam hubungan, apalagi satu-satunya cara untuk membangun komunikasi.

Instead, jadikan chat HANYA sebagai bumbu pelengkap saja alias untuk menghangatkan hubungan yang sudah terjalin baik.

Lebih baik lagi, gunakan chat seperlunya saja sebagai sarana untuk melakukan janji temu untuk ngedate dan membangun hubungan yang REAL di real life.

Terutama kalo memang kamu baru kenal sama dia lewat social media, maka gunakan chat sebagai sarana tercepat untuk ngajak dia ketemu dan ngedate, seperti yang brader kita "prince" lakukan.

Chat sama dia saat sedang bosen dan kangen pengen chat, .. boleh lakukan saja.
Chat sama dia karena sedang senggang di tengah kesibukan, .. boleh just do it.
Chat sama dia karena kita sedang atau punya pengalaman menarik, .. why not kita share.

Intinya, apapun yang kita lakukan untuk menjaga hubungan tetep anget dan tetep menarik lewat chat, just do it.

Kuantitas dan intensitas chat memang bisa digunakan untuk membantu mengukur dan menjaga hubungan tetap menarik, tapi jangan sampai terlalu terpaku pada hal itu.

Karena pada akhirnya, kita sendiri yang harus paham dan tahu kapan waktu terbaik untuk chat dia sesuai keinginan kita.




Tidak ada komentar:
Write comments