Mau PDKT Lewat Chat? [Pahami Hal Ini Dulu]


Oke, meski pdkt lewat chat itu terkesan mudah dan low pressure, tapi sebenarnya nggak semudah yang dibayangkan.

PDKT lewat chat juga punya kelebihan dan kekurangan, sama seperti PDKT secara langsung.

Bahkan menurutku, lebih banyak kekurangan daripada kelebihannya.


Kalau selama ini proses pdkt mu lewat chat nggak berjalan lancar ( entah itu sering dicuekin atau ditolak ),

Bisa jadi kamu punya masalah di mindset.

Untuk itu, memiliki mindset yang bener sangat penting, agar kamu jangan sampai terjebak di jalan yang nggak mendukung dalam usaha pdkt kamu ke dia.

Di artikel ini aku share hal hal, yang PENTING buat kamu miliki kalau kamu beneran mau pdkt-in dia lewat chat.

Berbagai hal ini aku ambil dari pengalaman sendiri, hasil dari waktu dulu aku berpetualan di dunia cinta waktu masih single.

Lets go !

HASIL PDKT MU TERGANTUNG DARI MINDSET YANG KAMU MILIKI


Mindset adalah pola pikir, yang mendasari semua usaha yang kamu lakukan.

Kalau mindset kamu SALAH, apa yang kamu lakukan juga akan SALAH.

Dan hasilnya juga  sudah pasti ikutan SALAH.

Mindset adalah semacam "Kepercayaan" yang kamu miliki, dimana kamu akan melakukan sesuatu sesuai aturan yang kamu percaya itu.

Misalnya,

Kamu percaya bahwa wanita itu suka dengan perhatian dan seneng diperhatikan.

Dengan berbekal mindset ini, kamu mulai memberikan dia perhatian-perhatian setiap hari lewat chat/sms/wa seperti;

"sudah mam blum"

"hati-hati dijalan"

"good nite"

"I miss you"

dan perhatian-perhatian yang lain.

Well, OK memang hal diatas termasuk salah satu bentuk perhatian, tapi BUKAN perhatian seperti itu yang harus kamu berikan.

Juga perhatian jenis diatas, HANYA akan memiliki efek "powerfull" tergantung dari SIAPA orang yang memberikannya, dan seberapa dia "TERTARIK" kepada orang itu.

Kalau dia BELUM memiliki perasaan tertarik atau naksir sama kamu, perhatian diatas hanya akan terlontar, tergeletak begitu saja disampingnya, basi lalu membusuk.

Nggak ngefek.

Dia nggak peduli.

Malah bisa eneg dan risih.

Karena itu, jangan memberi perhatian seintim diatas, sebelum dia setidaknya punya rasa tertarik atau naksir sama kamu.

Nah, pemikiran seperti ini adalah salah satu bentuk "MINDSET"

Pola pikir !

Sampai disini bisa nangkep ya.

Baca lagi berulang-ulang kalau belum masuk.

Nah kalau sudah, sekarang aku akan share beberapa mindset yang dapat membantu melancarkan dan memuluskan proses pdkt kamu sama dia.

Terutama mindset waktu melakukan pdkt lewat chat.

Untuk mindset pdkt secara langsung, kita bahas di artikel yang lain.

Here we go !

BAGAIMANA KAMU DAPET KONTAKNYA MENENTUKAN BAGAIMANA RESPON DIA PERTAMA KALI


Ini mindset pertama yang perlu banget dipahami.

Cewek, akan memiliki respon berbeda-beda kepada cowok yang menchat-nya pertama kali, terutama jika dia belum atau sudah mengenalnya.

Jika sudah mengenalnya, kemungkinan besar akan terbaca dan terjawab.

Obrolan bisa lanjut dan mengalir dari sana ( tergantung dari seberapa menarik pembicaraannya ).

Tapi kalau dia belum kenal atau di chat oleh nomor asing ( apalagi nggak ada foto orangnya ), kemungkinan besar ( bahkan sangat besar ) dia akan cuek atau tidak akan menerimanya dengan friendly.

Dia akan lebih defensif.

Nah, ini juga berlaku buat kamu yang mau pdkt-in dia lewat chat.

Darimana kamu dapat kontak dia, akan sangat mempengaruhi seberapa mulus proses chattingmu pertama kali.

Kalau kamu dapatkan kontaknya dari "Kenalan Secara Langsung", besar kemungkinan dia akan lebih OPEN dan FRIENDLY sama kamu.

Karena dia sudah pernah ketemu dan kenal sama kamu.

Apalagi kalau proses kenalan kalian meninggalkan kesan yang mendalam di hatinya.

Lebih mulus lagi proses pdktnya, karena dia akan sangat open dan responsif.

Tapi, ... kalau kamu dapatkan kontaknya "tidak secara langsung dari dirinya", tapi lewat perantara atau hanya lewat sosmed nya,

Jangan berharap terlalu tinggi untuk dia dapat OPEN waktu kamu chat dia

Bahkan mungkin, dia akan lebih banyak ketus dan dingin, atau lebih banyak tidak di baca atau malah di R doang.

Ini terutama penting, kalau kamu melakukan kenalan lewat WA.

Mindset ini perlu kamu pahami dan resapi dari awal, bahkan sebelum kamu menentukan target untuk kamu pdkt-in.

By the way, mindset pertama ini juga berlaku kalau kamu melakukan pdkt lewat chat sosial media ( terutama di bagian foto profil ).

Untuk panduan kenalan lewat sosial media, aku share di artikel [Social Media Hack] Biar Gebetan Cepet Bales Chat Kamu.

DIA MERESPON TERGANTUNG TINGKAT KETERTARIKANNYA


Oke katakanlah kamu memang sudah ngechat dia dan dia membalas chat kamu meski dia belum kenal denganmu.

Menggunakan teknik kenalan lewat wa dan teknik conversation starter (coster) bisa meningkatkan peluang kenalan kamu lancar dan chat kamu dibalas.

Tapi, itu bukan berarti dia akan terus menerus meladeni chat kamu.

Karena seberapa bisa kamu membangun daya tarik dan seberapa dia tertarik kepadamu akan sangat menentukan bagaimana sikapnya saat membalas chat kamu.

Jadi saat kamu chat dia dan dia awalnya bales, tapi lama-lama kok jadi makin jarang bales, bahkan cuman di R doang,

Itu tandanya dia memang nggak tertarik untuk melanjutkan interaksi dengan kamu.

Alias kamu "nggak menarik" dimatanya.

Bukan karena dia sombong,

Atau karena dia jual mahal.

Dia juga punya punya daftar prioritas, cowok mana yang pengen dia bales duluan tergantung dari seberapa dia tertarik dengan cowok itu.

Kamu pasti sadar kan, semakin cantik dan menarik cewek yang kamu PDKT-in, semakin banyak cowok lain juga yang PDKT-in dia.

Artinya kamu BUKAN satu-satunya cowok yang pdkt-in dia lewat chat.

Kamu hanyalah salah satu dari sekian cowok lain.

Dan urutan kamu dari cowo-cowo ini, tergantung dari daya tarik kamu dan seberapa dia tertarik sama kamu.

Kalau dia nggak tertarik, ya prioritas kamu turun.

Its that simple.

MILIKI ALASAN DAN TUJUAN YANG JELAS SAAT KAMU MAU CHAT DIRINYA



Kesalahan cowok yang pdkt lewat chat, kebanyakan adalah "NGGAK BERANI" menunjukkan niat, tujuan dan perasaannya" kepada si target.

Ini bikin cewek males nanggepin.

Apalagi kalau dia belum tertarik sama kamu.

Super males!

Misal kalau diibaratkan, bayangkan kamu adalah sales mobil disebuah showroom mobil.

Ada orang kaya datang pakai mobil dan melihat-lihat display mobil kamu.

Karena kamu sudah tahu dia orang kaya, kamu langsung tertarik kan buat ngelayanin dia sebaik mungkin.

Biar mobilmu laku, dan kamu dapat bonus penjualan.

Tapi bagaimana kalau yang datang hanyalah "anak kecil" ?

Sendirian lagi.

Apa kamu akan melayani dia seolah dia adalah customer ?

Enggak kan.

Normalnya kamu akan bimbing dia, dan bawa ke security siapa tahu ini anak terpisah dari orang tuanya di jalan.

Kamu nggak akan anggep dia sebagai "Customer Potential".

Sama dengan pdkt ke cewek lewat chat.

Sedari awal interaksi, kamu HARUS membuat dia tahu bahwa kamu tertarik dengannya, dan proses interaksi kamu dengannya adalah romantic interaction.

Bukan sebagai seorang teman biasa,

Atau orang yang sekedar say hello karena nggak ada kerjaan.

Meski hanya lewat chat.

Jadi sapaan seperti ini:

jauh lebih baik daripada :

Contoh diatas hanyalah contoh kasarnya saja, but ngerti maksudnya ya.

Kalau memang tujuan kamu adalah PDKT ke dia, maka "komunikasikan dengan jelas" agar dia merasa bahwa kamu memang ada rasa tertarik dengannya.

Kalau memang kamu hanya chatting seperti biasa dan bersikap seperti seorang teman yang ngechat dia sehari-hari, tanpa sexual tension, ...

Ya jangan salahkan dia kalau nantinya dia merasa kamu memang enaknya dijadikan temen saja.

Alias FRIENDZONE.

YANG NGECHAT DIA BUKAN HANYA KAMU SAJA

Entah kenapa banyak cowok yang nggak menyadari hal ini.

Ibarat seorang pemburu, mengenali dan mengetahui karakteristik, kelemahan dan kelebihan buronan adalah hal yang wajib.

Sama juga dengan cewek yang kamu sukai.

Kalau kamu memang berniat PDKT-in dia, kamu HARUS tahu seberapa dia populer dan seberapa banyak cowok yang naksir dirinya.

Kamu harus PAHAM bahwa semakin cantik dan menarik ( atau seksi ) cewek di dunia nyata atau di sosial medianya, semakin banyak cowok yang menyukainya.

Dan cowok-cowok yang biasanya "nggak berani kenalan secara langsung", akan memilih untuk kenalan dengannya lewat chat atau sosial medianya.

Dan menurut kamu berapa besar prosentase cowok yang berani kenalan langsung dan cowok yang HANYA berani kenalan di sosmed dia?

Yep, bisa 10 : 90

Artinya kalau kamu HANYA berani pdkt dia lewat chat atau sosial media, kamu akan memiliki buuuaanyak sekali pesaing.

Puluhan bahkan mungkin ratusan cowok-cowok (seperti kamu).

Dia juga nggak mungkin bisa membalas atau meladeni semuanya.

So, ... masih bisa bilang dia cewek yang sombong dan jual mahal HANYA karena dia nggak pernah balas chat kamu ?

Think again !

BAGINYA CHAT TIDAK SEMENARIK NGOBROL SECARA LANGSUNG DIDUNIA NYATA

Ini kembali masukan buat kamu terutama kalau kamu memang belum pernah ketemu atau kenalan dengan dia secara langsung.

Bagi cewek, pengalaman berinteraksi secara langsung face to face punya kesan yang jauh lebih mendalam daripada interaksi lewat chat.

Katakanlah kamu sudah mempraktekkan semua yang aku share di artikel kategori pdkt lewat chat ini dan bisa membuat dia jatuh cinta sama kamu.

Bahkan bila kalian BELUM pernah bertemu sama sekali.

Begitu ada cowok yang sama menariknya dengan kamu didunia nyata dan berani PDKT-in dia secara langsung,

Berani ngajak kenalan,
Berani ngajak ngobrol,
Berani ngajak sentuhan,
Bernai ngajak kencan dan jalan,

Maka permainan PDKT di chat kamu sudah GAME OVER!

Kamu sudah kalah FAIR & SQUARE !

Karena dia akan lebih memilih hubungan yang memberikan pengalaman REAL daripada hubungan yang MAYA yang nggak jelas.

Karena itu, kalau kamu memang sudah bisa membuat dia tertarik dan nyaman sama kamu meski hanya lewat chat,

SEGERA dan SEGERA lakukan kopi darat dan realisasikan hubungan kalian itu kedalam bentuk hubungan yang REAL.

Bukan lagi hubungan yang melulu hanya berlangsung di chat.

Ini bukan berarti membangun hubungan lewat chat nggak penting, no bukan itu maksudnya.

Maksudku, jangan kelewat lama pdkt lewat chat atau terlalu menggantungkan pdkt kamu lewat chat.

Karena believe me, hubungan lewat chat sedekat dan seintim apapun nggak akan kemana-kemana kalau nggak direalisasikan.

Aku sudah buktikan dari pengalaman.

Nggak ada chat seperti "apapun" yang bisa mengalahkan bagaimana rasanya saling berpandangan saat ngobrol, saling bercanda cubit-cubitan atau menggandeng tangannya waktu menyeberang jalan.

So kalau memang kamu ada akses buat pdkt dengannya secara langsung, aku sarankan buat kamu segera lanjutkan PDKT secara langsung begitu dapat lampu hijau, 

Seperti pengalaman salah satu brother kita dibawah ini hasil bimbingan dari Kei Savourie salah satu founder favoritku dari pelatihan romansa Hitman System.


KESIMPULANNYA

Memiliki mindset yang benar akan menjamin kamu berada di jalur yang benar dalam melakukan usaha apapun, baik dalam bisnis, dalam pacaran, atau bahkan dalam pdkt.

Perlu diingat mindset saja tidak menjamin keberhasilan, karena mindset hanyalah sebatas pola pikir.

Jika pola pikir ini tidak dilakukan atau dieksekusi, ya jangan berharap adanya keberhasilan.

Sebenarnya masih banyak mindset-mindset lain yang penting diketahui kalau mau pdkt lewat chat.

Untuk strategi pdkt lewat chat yang lain, kamu bisa browse di halaman ini.

But beberapa mindset diatas sudah cukup memberi impact kalau beneran dipahami dan dilakukan.

Nah, mindset pdkt seperti apa yang selama ini kamu miliki dan lakukan ?

Tidak ada komentar:
Write komentar