Jangan Terlalu Berharap Lebih Saat PDKT [Begini Mindsetnya]


Punya harapan saat PDKT itu hal yang wajar, terutama kalau memang hasil PDKTnya belum terlihat atau belum membuahkan hasil.

Punya harapan, setidaknya dapat memberi kamu semangat untuk terus mencoba dan berusaha, sesuai kapasitas kamu untuk bisa menjalin hubungan asmara dengannya.

Yang tidak boleh adalah, saat kamu memiliki harapan terlalu tinggi.

Atau memiliki harapan terlalu jauh.

Padahal masih PDKT.

Berharap terlalu lebih atau terlalu tinggi saat PDKT dapat membuat kamu memendam rasa yang terlalu dalam, dan berpotensi melukai dirimu sendiri saat nanti sadar bahwa hasil usahamu tidak sesuai dengan perkiraan. Ibarat bom waktu yang siap meledak lalu melukai hatimu sendiri.

Sebaiknya, cukup miliki harapan dimana harapan itu CUKUP untuk menjadikan kamu termotivasi untuk terus maju dan mencoba, tapi TIDAK SAMPAI membuat beban dihatimu.

Alias menumbuhkan rasa berharap yang berlebihan ( aka NGAREP ).

Ini beberapa mindset pribadiku tentang harapan dalam pdkt, yang berhasil menghidarkan ku dari rasa ngarep dan menjadi korban karena berharap terlalu dalam kepadanya.

Gunakan aja kalau memang kamu mau mencobanya.

KAMU BUTUH DIA, TAPI KAMU NGGAK AKAN MATI TANPA DIRINYA


OK, mungkin kamu memandang dia istimewa karena "hanya" dia yang mungkin "kebetulan" kamu suka.

Entah karena cuman dia yang kamu pikir layak buat kamu,
Atau karena cuman dia yang sepertinya bisa kamu pdkt-in.

Karena pilihan kamu terbatas ( cuman satu ), kamu berpikir bahwa merupakan ide yang bagus untuk "fokus" dan "mencurahkan" semua hati dan usaha kamu, "hanya" pada satu target ini.

Sepertinya memang sebuah ide yang bagus.

But its NOT!

Dengan fokus seperti ini, justru kamu membatasi pilihanmu, dan justru meningkatkan peluang kamu sakit hati saat usahamu tidak sesuai rencana.

Kamu akan lebih berpotensi terkena sindrom ONEITIS.

Oneitis, adalah ketertarikan yang diluar kendali dan berubah menjadi suatu obsesi.

Penderita oneitis hanya terpaku pada satu orang yang dikejarnya untuk menjadi pasangan, mereka percaya bahwa tidak ada orang lain didunia ini yang bisa menggantikan kesempurnaan orang yang mereka kejar.

Jika kamu merasa sedang terkena sindrom ini, segeralah "sadar"!!

Ini sindrom yang berbahaya, yang justru dapat menjauhkan kamu dari kesuksesan di dunia romansa.

Selalu pandang semua target wanita kamu "setara" dan miliki "pilihan lain" agar kamu tidak terjebak dalam budak perasaanmu kepadanya.

MILIKI STANDAR KRITERIA YANG TINGGI, BUKAN HANYA  DARI FISIK SAJA


Sebagai cowok yang "aktif" secara "seksual", kita pasti akan "lebih" memandang dan memilih wanita dari sudut pandang keindahan fisiknya.

Well, ini adalah hal yang wajar toh wanita juga menghabiskan banyak uang karena dia sadar bahwa fisik adalah aset utamanya dalam dunia romansa.

BUT jangan sampai insting seksual kita sebagai pria mengambil alih nalar dan logika, hingga kamu kehilangan standar dan batas toleransi yang ada.

Kita jadi asal terima saja wanita yang menurut mata cantik dan menurut hati seksi.

Meski karakternya yang sebenarnya, juga belum diketahui semuanya.

Bisa jadi karakternya nggak sesuai dengan karakter kamu, dan justru berpotensi menjadi masalah di belakang.

Analisis seperti ini, perlu kamu lakukan sejak dari awal kamu kenal dan berinteraksi dengannya.

Jangan terjebak oleh keindahan fisiknya, lalu menjadi budak nafsumu sendiri, yang akhirnya akan membutakan matamu, dan menilai dia tidak ada celanya.

Masih ingat tentang konsep "Dekonstruksi Wanita" yang pernah kita bahas?

Cek artikelnya disini kalau kamu belum baca.

Konsep dekonstruksi wanita ini, akan menjamin kamu untuk "tidak lagi" menilai wanita sebagai sosok istimewa tanpa cela, yang harus kamu puja kecantikannya.

It will litteraly save your *ss in the long run !

FOKUS KE KELEBIHANNYA, TAPI SADAR JUGA KEKURANGANNYA

Ini sebenarnya yang akan sangat menentukan apakah seorang cowok akan kehilangan kontrol akan hatinya dan gelap mata ngarep dan mengejar seorang wanita,

Atau seorang pria yang dapat secara aktif menyadari bahwa wanita yang dia sukai sebenarnya juga adalah seorang manusia biasa.

Dia  sadar sepenuhnya dan nggak jadi korban akan rasa ngarepnya.

Ini juga hal yang harus kamu pahami, agar kamu nggak terjebak di keadaan yang sama.

Seindah apapun wanita yang kamu suka, sadari bahwa diaPUN adalah manusia dengan semua kelebihan dan kekurangannya.

Baik kekurangan fisik, atau kekurangan dalam karakternya ( compatibility ).

Dulu awal bermain didunia romansa, aku juga hanya tertarik dan suka kepada wanita HANYA dari fisiknya.

Yang lainnya nomer 2.

Alhasil meski sebenarnya kita nggak cocok atau nggak nyambung, hati tetap berusaha menerima dan berusaha mengabaikan kekurangan itu, karena mata sudah manjakan dan dibutakan oleh ketertarikan fisiknya.

Bahkan, selain dapat menyelamatkan kita dari rasa ngarep yang berlebihan, mengetahui dan menyarai kekurangan wanita, dapat digunakan dalam strategi untuk membangun ketertarikan dihatimya.

Dengan menggunakan teknik "teasing" atau J2.

At least begitulah dulu instruktur HS mengajarkannya.

SADARI BAHWA KEINDAHANNYA BUKAN HAL YANG ABADI


Masih juga susah untuk lepas dari ilusi fisiknya karena memang dia sangat terlihat sempurna ?

Walaupun kamu sudah pakai konsep dekonstruksi wanita, tetep nggak ngaruh juga?

Ini cara untuk terbebas dari rasa ngarep selanjutnya.

Sadari bahwa semua keindahan yang dia miliki itu, tidak akan abadi dan akan hilang / menurun pada waktunya.

Mungkin tidak sekarang, tapi nanti.

But, dia bukan malaikat atau bidadari yang akan terus memiliki kelebihan dan kesempurnaan fisiknya.

Jangan sampai pikiran dan  hatimu mnejadi budak, akan sesuatu yang sebenarnya tidak akan lama memanjakan mata.

Pahami konsep dekonstruksi wanita dan hal ini, maka pikiran sehatmu akan tetap terjaga dan terhindari dari menjadi budak hatimu sendiri didunia romansa.

KAMU ITU UNIK, MAHALKAN DIRIMU

Senada dengan memiliki standar kriteria diatas tadi, please ..... miliki standar kualitas yang tinggi, dan berikan yang terbaik untuk diri kamu sendiri kedepannya.

Jangan cepet puas, apalagi puas hanya karena target kamu punya fisik yang indah, TANPA kamu punya kriteria lain terhadapnya.

At least, miliki standar kualitas karakter yang tinggi pula.

Tidak hanya menarik secara fisik, tapi karakternya juga cocok, pas dengan yang kamu cari, dan yang terpenting kompatible atau saling melengkapi kedepannya.

Harapkan dan berikan yang terbaik untuk dirimu sendiri.

Jangan jatuh hati hanya karena mata dan hatimu termanjakan sedikit saja.

Kamu itu mahal dan unik.

Satu-satunya didunia.

So at least, berikan yang terbaik buat diri kamu sendiri dulu, sebelum kamu berusaha memberikan yang terbaik untuk dirinya.

RASA NGAREP SEBENARNYA ADALAH HASIL DARI KURANGNYA KONTROL DIRI 

Jika kamu pernah terjatuh didalamnya ( rasa ngarep ), at least berusahalah untuk "tidak" terjatuh lagi didalamnya.

Rasa ngarep bisa terasa sangat nikmat, apalagi kalau kamu orangnya mellow, dan suka mendengarkan musik-musik sedih, ditambah suka nonton drama korea.

Bukannya malah bikin diri kamu jadi lebih baik, yang ada pikiran dan hati kamu malah akan ikut terbentuk jadi lembek dan melankolis, yang sebenarnya nggak banyak memberi kontribusi positif didunia romansa.

Bukan berarti hal tersebut nggak boleh, ..... tapi miliki batasan agar kamu nggak sampai terlena dan terhipnotis menggunakan lagu dan film-film tadi sebagai pelarian.

So, selama kamu menjaga hati dan bisa mengontrol diri kamu saat bermain di dunia cinta, kamu akan baik baik saja.

Karena terhindar dari rasa ngarep, adalah pondasi awal untuk kamu bisa menemukan calon pasangan yang cocok, dan bisa membangun hubungan yang indah, dimana kalian berdua berada di posisi yang setara.

Berharap boleh, tapi berharap terlalu tinggi bukanlah ide yang baik untuk dilakukan.


Author

Adi #Lev

Alumnus Hitman System 2009.
Founding dan edukating di Dunia Lelaki Community sejak tahun 2011. Kontak Penulis



Tidak ada komentar:

Posting Komentar