Ngobrol MAKIN INTIM Dengan Konsep Conversational SPOTLIGHT


Iklan Sponsor

Download gratis!


Bagaimana cara agar kamu tidak kehabisan bahan pembicaraan dengan orang yang kamu sukai, sudah kita bahas di Artikel "Cherry Picking".

Kalo konsep cherry picking ini tujuannya agar kamu nggak kehabisan bahan obrolan bahkan terlalu banyak yang mau diobrolin, maka konsep "conversational spotlight" ini, tujuannya adalah agar obrolan kamu dan dia jadi makin asik dan intim.

Kata kuncinya adalah INTIM ya.

Bukankah itu yang kamu mau =)

Iya nggak usah senyum senyum terus ngelanjor ( ngelamun jorok ) gitu, aku tau kok yang kamu mau =)

Nha gambarannya konsep ini bagaimana ?

Lanjutkan membaca !

MENGAPA KAMU BUTUH KONSEP CONVERSATIONAL SPOTLIGHT INI

Coba kamu ingat kembali, kapan terakhir kali kamu ngobrol sama orang yang kamu sukai, ..... kamu merasa nggak ada masalah dengan bahan dan topik obrolannya, tapi tetep aja obrolan kalian nggak membawa kalian kemana mana.

Kamu tetep aja STUCK di FRIENDZONE.

Dia , .... tetep aja nggak ada rasa tertarik atau pengen meningkatkan keintiman kalian lebih lanjut.

Kenapa ?

Karena satu hal.

FOKUS OBROLAN KALIAN MENYEBAR KEMANA MANA !

No, bukan berarti itu hal yang salah, tapi itu menjadikan obrolan tidak sesuai hasil yang diharapkan, yaitu membangun keintiman.

Kalau kamu sudah baca konsep "Cherry Picking" yang aku tulis sebelumnya, kamu pasti ngerti bahwa ada banyak hal yang bisa kamu tangkep waktu ngobrol sama dia, dan bisa dijadikan bahan obrolan baru.

Tapi itu saja masih belum cukup.

Kamu harus membawa topik itu dan membuatnya menjadi sebuah obrolan yang EMOSIONAL bersamanya.

Pahami ini baik baik.

Coba kamu ingat ingat lagi, saat kamu ngobrol sama dia yang kamu sukai, ...

Aoakah kamu merasa :
  • Obrolan kamu ngalir tapi kurang asik ?
  • Dia nanggapi obrolan kamu tapi kurang bergairah dalam menjawabnya ?
  • Seperti ada yang kurang dari interaksi dari kamu dan dia ?
  • Obroan terkesan datar dan nggak ada FUN nya sama sekali ?
Kalo kebanyakan adalah IYA, maka memang bener bener ada yang hilang dari interaksi kamu, yaitu EMOSI !

Dalam seni story telling, ada banyak konsep dan teknik yang bisa buat interaksi kamu jadi lebih asik,  yang kalo dibuka satu satu bisa sampe dijadikan buku.

Nha, aku nggak akan buat kamu bosan dengan me-LIST nya satu satu.

Dengan konsep conversational Spotlight ini, kamu sudah dapat membuat interaksi kamu dan dia jadi LEBIH menyenangkan, secara simpel.

Its Simple dan efeknya sangat menyenangkan, terutama saat kamu sadar dia mulai menimpali candaanmu, dan mulai lebih banyak memberikan senyumnya kepadamu.

Itulah tanda kalo konsep ini sedang IN PROGRESS =)

Gmana caranya ?

Kita bedah konsep ini lebih lanjut.

INTISARI KONSEP CONVERSATIONAL SPOTLIGHT

Konsep ini merupakan sedikit kulit dari konsep "Smooth Saying Spell" yang intinya ada pada bagaimana kita membawa dan memimpin arah pembicaraan menuju ke arah yang KITA INGINKAN.

Jika selama ini kamu ngobrol dengan lawan jenis, dan kamu HANYA NGIKUT kemana dia mengarahkan arah obrolan kamu dan dia, maka DIA yang sebenarnya MENDOMINASI pembicaraan.

Kamu KUDU AMBIL KEMBALI kontrol dari interaksi itu.

Ya, kamu PUN harus mendisplay kualitas ini kapan saja, termasuk saat ngobrol dan berinteraksi dengan dia.

Caranya ?

Dengan konsep PACING and LEADING

Apa itu ?

Pacing and Leading adalah sebuah konsep NLP / Hypnosys, dimana kita mengarahkan seseorang menuju ke arah atau state yang kita inginkan.

Dalam hal conversational Spotlight ini, kita arahkan ARAH PEMBICARAAN dan STATE EMOSI DIA, kearah yang kamu mau.

HOW WE;RE GONNA DO THAT ?

Lebih gampang kalo pake contoh ya .... misalkan ada sebuah obrolan seperti ini :



Kamu : Oh kamu katanya habis liburan di BALI. Beneran ? =) #TemaBALI
Dia: Iya .... kok kamu tau ? =)


Kamu: Dinda yang bilang kemarin. Memang ke bali ngapain aja disana. #backtoBALI

Dia: Yaa, .... apa aja yang ada disana. Berjemur, jalan, jajan, ... banyak lah =)


Kamu: Wah, ...asik dong. Jadi pengen kebali =) #BackkeBALIlagi

Dia: Iya kamu harus ke bali, blablablabla


Obrolan ngalir natural ...




Kamu baca diatas, .... konsep cherry picking sedang bekerja, dan cherrynya adalah BALI.

Apa yang salah ?

Sepertinya nggak ada kalo memang itu kamu ngobrol sama temen cewek yang kamu memang anggep sebagai seorang temen biasa, dan nggak ada rasa tertarik lebih lanjut.

Tapi kalo dia adalah orang yang kamu suka, dan kamu PENGEN membawa obrolan ke LEVEL yang LEBIH EMOSIONAL, maka obrolan diatas SUSAH membawa kamu kemana mana.

Kalian membahas dan memfokuskan TOPIK OBROLAN ke hal lain SELAIN KAMU DAN DIA, yaitu BALI.

Bandingkan dengan obrolan diatas, kalau dijawab dengan dibumbui konsep CONVERSATIONAL SPOTLIGHT.



Kamu : Oh kamu katanya habis liburan di BALI. Beneran ? =) #cherry BALI
Dia: Iya .... kok kamu tau ? =)


Kamu: Dinda yang bilang kemarin pas maen ke tempatku. Hmm, .... gitu yaa .... liburan nggak ngajak-ngajaak =) Udah LUPA sama aku nih kek nya =D 

#arahin emosi balik ke kalian

Dia: haha, .... ya enggak laah ... .wong perginya sama keluarga. 


Kamu: Lho, bagus kan sama keluarga. Siapa tau nanti .... kita juga bisa jadi keluarga hihihi ^^ #Flirting

Dia: Ih kamu apa apaan siy ngaco =) #blushing


Kamu: Yaa, bali kan terkenal romantis. Kalo bayangin yang romantis2 aku langsung kebayang e kamu eh. Gmana dong haha #Flirting

Dia: Yee, kenapa juga aku. Kan masih banyak cewek lain yang bisa kamu bayangin =) #jualmahal


Kamu: Oh iya juga ya ..... kok bego sih aku

Dia: Nha kan kubilang juga apa haha


Kamu: Tapi aku jadi bego gini juga salah kamu lho #Teasing

Dia: Kok bisa ?


Kamu: karena katanya orang, .... cinta itu memang bikin orang jadi bego :D  #FlirtingLAGI

Dia: iihh apaan sih nyebelin deeh =D #jualmahal #blushing


obrolan ngalir natural .....




Kamu lihat perbedaannya ?

Contoh PERTAMA, interaksinya TERFOKUS dan TERARAH terus ke BALI.

Sementara di contoh ke DUA, dia selalu membawa topik obrolan ke BALI, tapi kamu PERSISTEN mengarahkan balik, tema obrolannya ke arah KAMU dan DIA.

BALI hanya kamu jadikan sebagai BUMBU Interaksi

Bayangkan arah obrolan ini sebagai sebuah "LAMPU SPOTLIGHT".


Saat dia terus ngarahin tema ke BALI, Spotlight diatas kalian ( imajinasikan saja ), mengarah ke BALI.

Dan spotlight akan terus mengarah ke bali seperti itu kalo kamu NGGAK MELAKUKAN SESUATU.

Dan selama SPOTLIGHT terus mengarah ke BALI, pikiran dia akan PENUH dengan BALI, bukan KAMU.

Dengan mengarahkan kembali interaksi ke arah KAMU dan DIA, maka kamu mengarahkan SPOTLIGHT ini, kearah emosi kalian berdua.

JUST YOU AND HER.

Topik itu nomor 2.

Bagaimana kamu dan dia bisa SHARE EMOSI berdasarkan TOPIK itulah, yang jadi nomor 1.

Bisa nangkep maksudnya ?

Bisa ya.

Dan selama arah SPOTLIGT ini terus / atau lebih banyak mengarah ke KALIAN daripada ke TOPIK nya, semakin dalam dan semakin INTIM pula, emosi yang saling bertukar, dan semakin dalam BOND yang kalian ciptakan.

Dan semakin besar BONDING yang tercipta, semakin banyak INVESTASI EMOSI yang akan dia berikan ke kamu.

Dan semakin besar investasi emosi yang dia berikan ke kamu, .... tau sendiri kan akibatnya =)

Kalau kamu anak PW, pasti paham bagaimana seorang cewek yang telah terkena Investasi Emosi.

Kalau disalahgunakan, bisa berbahaya dan menyakiti hati wanita, .... so i suggest kamu menggunakan konsep investasi emosi ini dengan BIJAKSANA.

SELANJUTNYA BAGAIMANA ?

Terserah kamu mau kamu bawa kemana obrolannya.

Yang jelas obrolan yang asik dan seru serta INTIM dan DALAM, hanyalah salah satu saja cara untuk makin mendekatkan kamu dan dia.

Masih ada hal lain seperti eye contact, SENTUHAN / Kino / Tango yang juga dapat "MEMPERBESAR" keintiman tersebut.

But, jika kamu masih belum paham dan belum banyak melakukan konsep conversational spotlight ini, coba kamu fokus ke sini dulu.

Yang lain, bisa dipelajari nanti.

Fokus kuasai satu persatu.

Ini akan jauh lebih baik daripada kamu belajar banyak hal sekaligus, tapi perhatian dan pemahaman kamu hanya setengah setengah.

Seperti BRUCE LEE pernah mengatakan :


Kalau diartikan :

Aku TIDAK TAKUT pada orang yang melatih 10.000 jenis tendangan, masing masing 1x, tapi aku TAKUT pada orang, yang melatih SATU tendangannya, sebanyak 10.000 kali.~ Bruce Lee ~

Fokus, dan gunakan jam terbang kamu untuk mengasah satu skill yang kamu pilih sampai setidaknya kamu NYAMAN dalam melakukannya.

Lebih baik lagi, sampai kamu merasa kamu sudah TIDAK MEMIKIRKANNYA saat melakukan.

Artinya kamu sudah AUTOPILOT.

Nah, ini adalah konsep yang aku pake dulu kalau lagi pdkt sama gebetan, biar obrolannya nyambung dan intim sama dia.

Ini sebenere masih konsep basic.

Coba aja dulu, karena ini adalah konsep yang lebih mudah.

Untuk belajar lebih dalam tentang konsep ngobrol intim dan dalam ini, cek kelas "smooth saying spells" ini

Coba, praktekkan, dan share hasilnya disini.
No comments:
Write comments